Postingan

Menampilkan postingan dengan label pemerintah

124.000 WNA Terdaftar di JKN, BPJS Kesehatan Pastikan Sesuai Aturan

Gambar
BPJS Kesehatan Pastikan Kepesertaan Warga Negara Asing Sesuai Aturan BPJS Kesehatan telah menegaskan bahwa kepesertaan warga negara asing (WNA) dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Indonesia sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, dalam sebuah acara Media Workshop di Solo. Menurut data terkini, sekitar 124.000 WNA terdaftar sebagai peserta aktif JKN. Ghufron menjelaskan bahwa kepesertaan tersebut didasarkan pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Dalam pasal 14 UU tersebut disebutkan bahwa setiap orang, termasuk warga negara asing, yang bekerja paling singkat selama enam bulan di Indonesia, wajib menjadi peserta jaminan sosial. "Program ini sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Setiap orang yang bekerja di Indonesia, baik WNI maupun WNA, memiliki kewajiban untuk ikut dalam sistem jaminan sosial," ujar Ghufron dalam acara tersebut. Pembayar...

BPJS Kesehatan Jamin Obat Peserta JKN Sesuai Fornas Kemenkes

Gambar
Ketersediaan Obat dalam Program JKN: Kepastian dan Keamanan untuk Pasien Ketersediaan obat yang sesuai dengan kebutuhan medis menjadi salah satu aspek penting dalam menjamin kesehatan masyarakat. Di tengah tuntutan akan layanan kesehatan yang berkualitas, BPJS Kesehatan berupaya memastikan bahwa setiap peserta mendapatkan akses terhadap obat yang diperlukan tanpa mengkhawatirkan biaya tambahan. Salah satu mekanisme yang digunakan oleh BPJS Kesehatan adalah Formularium Nasional (Fornas). Fornas merupakan daftar obat yang telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan medis penduduk Indonesia. Proses penyusunan Fornas dilakukan oleh Komite Nasional Fornas yang terdiri dari berbagai pihak seperti praktisi kesehatan, akademisi, serta perwakilan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Proses Seleksi Obat yang Ketat Fornas tidak hanya sekadar daftar obat, tetapi juga melalui proses seleksi yang sangat ketat. Setiap obat yang masuk ke dalam Fornas dipilih b...

Pemeriksaan Fakta: Dokter Tirta Jadi Menteri Pemuda dan Olahraga

Gambar
Informasi Hoaks tentang Dokter Tirta yang Diangkat sebagai Menpora Sebuah informasi yang menyebutkan bahwa Dokter Tirta Mandira Hudhi, seorang influencer dan dokter ternama, ditunjuk menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) beredar di media sosial Facebook. Isu ini menimbulkan banyak pertanyaan dan kebingungan di kalangan masyarakat. Apakah informasi tersebut benar atau hanya sekadar hoaks? Berdasarkan pemeriksaan fakta, informasi yang beredar tersebut adalah 100% hoaks. Hal ini diketahui melalui akun Instagram @jalahoaks yang membagikan pernyataan pada tanggal 22 September 2025. Dalam pernyataannya, akun tersebut menyatakan bahwa tidak ada bukti yang mendukung klaim bahwa Dokter Tirta akan menjadi Menpora. Dokter Tirta sendiri telah memberikan klarifikasi melalui akun X-nya (@tirta_cipeng). Dalam pernyataannya, ia menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah menerima tawaran untuk menjadi menteri. Ia juga menegaskan bahwa isu tersebut tidak benar dan hanya dibuat untuk menyesatkan ...